HASIL DISKUSI DINDA A & SARAH N
Masa Awal Kedatangan Bangsa Jepang ke Indonesia
7 Desember 1941 terjadi peristiwa besar yang menggemparkan dunia. Pada saat itu Jepang menyerbu Pangkalan Laut Amerika serikat di Pearl Harbour, Hawaii. Jepang mengerahkan seluruh potensi militernya yang mencangkup 6 kapal induk, 10 kapal perang, 65 kapal selam, 2274 pesawat tempur dan peralatan tempur canggih lainnya. Dengan kekuatan sebesar itu, Jepang mampu membuat Pangkalan Laut Amerika Serikat di Pasifik porak-poranda. Aksi penyerangan Jepang berlanjut ke kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pada 11 Januari 1942 Jepang perrama kali menginjakan kaki di Tarakan, Kalimantan Utara. Yang mana pada saat itu bangsa Belanda masi berada di wilayah Indonesia, melihat serangan Jepang itu membuat pihak sekutu tidak tinggal diam, sekutu membetuk Komando militer gabungan yaitu ABDAKOM (American British Dutch Australian Command) yang dipimpin oleh Sir Archibald Clark Kerr namun kekuatan gabungan sekutu ini tak mampu mengalahkan militer Jepang dan harus kalah telak dipertempuran laut Jawa.
Pada tanggal 1 Maret 1942 Jepang mendarat di tiga titik pulau Jawa yaitu, di Teluk Banten, Indramayu, dan Bojonegoro. Empat hari kemudian Batavia jatuh ketangan Jepang atau pada tanggal 5 Maret 1942. Setelah Jepang menguasai beberapa wilayah strategis di pulau Jawa. Akhirnya, pada tanggal 8 Maret 1942 di Kalijati, Subang, Jawa Barat (Perjanjian Kalijati) Belanda secara resmi menyerah tanpa syarat kepada jepang, Belanda yang sudah tidak berdaya melawan Jepang akhirnya harus rela menyerahkan Indonesia kepada Jepang oleh sekutu.
Gubernur Jendral Tjarda dan Jendral Ter Porten menjadi wakil sekutu dalam perjanjian kemudian Jendral Hitoshi Imamura menjadi wakil pemerintah Jepang dengan berakhirnya upacara penyerahan tersebut secara otomatis Indonesia menjadi wilayah jajahan Jepang. Kemenangan Jepang atas Belanda dan sekutu disambut sorak-sorai gembira oleh rakyat indonesia. Berabad-abad sebelumnya, kedatangan Jepang sudah diramalkan oleh Raja Jayabaya, ramalan Jayabaya ini mendasari kepercayaan masyarakat Jawa bahwa akan ada bangsa yang membebaskan mereka dari penindasan orang-orang kulit putih, dan ternyata memang benar. Banyak kalangan rakyat Indonesia percaya kedatangan Jepang akan membebaskan mereka dari penjajahan Belanda yang telah berlangsung selama berabad-abad.
Kedatangan jepang disambut baik, dimana-mana menyebut "BANZAI" yang artinya "Selamat Datang". Jepang melakukan propaganda rakyat Indonesia di doktrin bahwa kedatangan bangsa Jepang adalah untuk membebaskan rakyat dari penjajahan serta dapat memajukan kesejahteraan.
FAKTOR PENDORONG KOLONIALISME DAN IMPERALISM JEPANG TERHADAP BANGSA INDONESIA
Kolonialisme berasal dari kata COLONI yang berarti Pemukiman, sedangkan KOLONIALISME adalah usaha yang dilakukan negara-negara penguasa dalam rangka menguasai suatu daerah atau wilayah untuk mendapatkan sumber daya alam. Selanjutnya, Imperialisme berasal dari kata IMPERATOR yang berarti Memerintah, sedangkan IMPERIALISME adalah upaya suatu negara untuk menguasai negara lain sehingga dia bisa memperoleh manfaat dari negara yang dikuasainya.
1. Adanya dominasi gereja katolik
eropa terhadap segala aspek kehidupan
Pada sekitar abad ke-4 sampai ke-15 Eropa mengalami zaman gereja atau lebih dikenal dengan zaman kegelapan (dark ages) yaitu massa ketika gerja memiliki kekuasaan dan pengaruh besar bukan hanya dalam urusan keagamaan tetapi juga dalam segala aspek kehidupan. Pada saat itu gereja menghasut untuk selalu berdoa dan mengingat bahwa besok mereka semua akan mati, disamping itu pihak gereja berperilaku sewenang-wenang dan melakukan pemborosan sampai puncaknya pihak gereja mengeluarkan surat penebusan dosa atau Indulgensia. Setiap orang akan terbebas dari dosa jika sudah membeli surat tersebut kepada pihak gereja.
2. Penemuan-penemuan baru pada
masa renaissance
Pada awal abad ke-15 Eropa baru
lah memasuki abad renaissance atau lahir kembali kebudayaan yunani dan romawi setelah
mengalami zaman kegelapan. Pada massa ini masyarakat melakukan perlawanan agar
terbebas dari dominasi gereja sehingga pada masa ini manusia juga diberi
kebebasan untuk berfikir dan berpendapat. Selain itu, pada masa ini muncul lah
filsuf-filsuf ternama serta ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pada masa
ini, contohnya seperti penemuan mesin cetak oleh Johann Gutenberg. Hal tersebut
yang mengantarkan bangsa eropa untuk menjelajahi dunia.
3. Konstantinopel dikuasai oleh
kesultanan turki usmani (ottoman)
Kota konstantinopel merupakan pusat perdagangan dan menjadi gerbang perdagangan eropa untuk memasuki asia. Kota ini berada dibawah kekuasaan kekaisaran romawi tetapi pada tahun 1453, Sultan mehmed dua yang bergelar al-fatih berhasil menyerang konstantinopel dan pusat perdagangan pun dikuasai oleh para pedagang islam. Penguasa Turki menjalankan politik yang mempersulit pedagang eropa dan melambungkan harga rempah-rempah agar sulit untuk didapatkan, tetapi disamping itu terjadi pula kontak perdagangan antara pedagang arab dengan pedangan eropa yang berakhir dengan silam kebudayaan dan IPTEK, bahkan bangsa eropa belajar peradaban muslim untuk dikembangkan di Eropa. Keadaan ini mendorong bangsa eropa untuk melakukan pelayaran menjelajahi berbagai wilayah untuk mencari rempah-rempah langsung dari sumbernya.
4. Semangat GOLD, GLORY, AND
GOSPEL (3G) dan pencarian rempah-rempah
Adanya semangat GOLD, GLORY, AND GOSPEL serta pencarian rempah-rempah latar belakang kedatangan bangsa eropa kedunia timur juga didasari dari semangat 3G ini yaitu terdiri dari GOLD yang berarti semangat mencari kekayaan ekonomi dengan berdagamg, kemudian GLORY yaitu semangat membangun kembali kejayaan dengan meluaskan daerah jajahan dan GOSPEL yang berarti menyebarkan agama kristen ke seluruh dunia. Semangat 3G ini memperkuat tekad bangsa eropa melakukan pelayaran.
5. Sejumlah penjelajah samudera yang menemukan rute baru jalur perdagangan
Kemunculan bahwa bumi itu bulat diiringi dengan perkembangan teknologi perkapalan memunculkan sejumlah pelaut ulung yang berani menjelajahi laut samudera dan laut luas yang sebelumnya tak pernah dilalui contohnya seperti Bartholomeus Diaz. Banyak diantara mereka saat berlayar semua dibiayai oleh pihak kerajaan dan apabila mereka pulang membawa kabar bahagia maka raja atau ratu yang bersangkutan akan memberikan hadiah karna dianggap telah membuat bangsa dan negaranya disegani bangsa-bangsa eropa lainnya.
KEHIDUPAN SOSIAL POLITIK EKONOMI & BUDAYA MASA JEPANG
Sosial
Semasa pendudukan Jepang, komunikasi antar pulau atau luar pulau mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan karena pihak Jepang yang berwenang mengendalikan saluran komunikasi. Selain masalah sosial berupa komunikasi, dampak sosial juga terjadi ketika orang-orang Indonesia mengalami tindakan sewenang-wenang dari Jepang, seperti penahanan, penyiksaan, menjadi korban salah tangkap, dan lainnya. Bukan hanya itu, warga Indonesia juga dijadikan sebagai pekerja paksa (romusha) yang tidak mendapatkan upah dan para perempuan tidak jarang menjadi korban penipuan lowongan kerja mereka malah dipekerjakan sebagai gadis penghibur (Jugun Ianfu) dan dipaksa untuk memuaskan nafsu para tentara Nipon.
Politik
Melakukan pelarangan terhap penggunaan dari Bahasa Belanda dan diizinkan untuk menggunakan Bahasa Indonesia. Melakukan pembentuk dari badan persiapan kemerdekaan Indonesia seperti BPUPKI dan PPKI. Memberikan sebuah sikap dukungan untuk menjadi anti terhadap bangsa Belanda. Memberikan sebuah kesempatan dari rakyat Indonesia untuk dapat bergabung ke dalam pemerintahan. Menerima sebuah dukungan dari rakyat Indonesia sehingga Jepang akan mendapatkan kekuatan.
Ekonomi
Saat menduduki Indonesia, Jepang juga sedang terlibat perang dengan pihak Sekutu. Oleh karena itu, Nipon memiliki siasat licik untuk memanfaatkan Indonesia sebagai sumber kebutuhan menjalankan peperangan. Sistem ekonomi perang ini mengakibatkan munculnya penyitaan pabrik, perkebunan, bank, hingga beberapa perusahaan. Hal tersebut berdampak pada terjadinya penurunan produksi pangan, kelaparan, sampai kemiskinan.
Budaya
Masyarakat Indonesia dipaksa untuk
melakukan penghormatan kepada kaisar Tenno Heika yang dianggap sebagai
keturunan dewa matahari. Ritual tersebut dilakukan dengan membungkukan badan
tepat ke arah kaisar yang berada di arah matahari terbit atau disebut budaya
Seikeirei. Kala membungkukan badan, masyarakat juga disuruh untuk menyanyikan
lagu kebangsaan negara Jepang, yakni Kimigayo. Kebiasaan yang sudah terkesan
asing dalam budaya Indonesia ini pada akhirnya ditentang oleh beberapa ulama,
bahkan hingga memunculkan pertempuran.
Sumber :
https://pin.it/4gqTqLC - Gambar
https://youtu.be/DYAfR2jBldk & https://youtu.be/pttxUhB9ztQ - Awal Mula kedatangan Jepang ke Indonesia
https://youtu.be/VLtH1ysQ6WE - Kolonialisme dan Imperalisme
https://tirto.id/sejarah-dampak-pendudukan-jepang-di-indonesia-dalam-berbagai-bidang-glzh & https://youtu.be/AQ0b4ZXVvyw - Dampak Bidang Politik, Sosial, Budaya & Ekonomi
Tugas Sejarah Indonesia (berkelompok) 11 IPA 3 - SMA N 57 JAKARTA :
1. Dinda Anisa
2. Sarah Nailah

Comments
Post a Comment